Tag Archives: faktor perjudian

Faktor – Faktor dan Jenis Penjudi Bandarqq

Situs Bandarqq adalah salah salah satu situs yang banyak dicari oleh masyarakat . Judi merupakan permainan yang menggiurkan bagi beberapa kalangan masyarakat yang suka akan permainan ini

Tak jarang banyak masyarakat yang menghalalkan segala cara agar mampu memainkan permainan ini dengan menghalalkan berbagai cara apapaun agar bisa ikut serta dalam memainkan game yang satu ini, hal inipun tidak terlepas dari banyak faktor yang menjadi penunjang adanya sikap ketergantungan ini. 

Adapun di bawah ini adalah beberapa faktor orang melakukan perjudian adalah sebagai berikut :

Faktor Situasional

Sementara metode pemasaran yang dilakukan oleh para pengelola perjudian dengan selalu mengekspose para penjudi yang berhasil menang memberikan kesan kepada calon penjudi bahwa kemenangan dalam perjudian judi online di bandarqq adalah suatu yang biasa, mudah dan dapat terjadi pada siapa saja (padahal kenyataannya kemungkinan menang sangatlah kecil). 

Peran beberapa media massa seperti televisi dan film yang menonjolkan keahlian para penjudi yang biasanya seringkali dapat mengubah setiap peluang menjadi kemenangan atau mengagungagungkan sosok sang penjudi, telah ikut pula mendorong individu untuk mencoba permainan judi salah satunya judi melalui media online yaitu judi online di bandarqq. 

Faktor Belajar

Sangatlah masuk akal jika faktor belajar memiliki efek yang besar terhadap perilaku berjudi, terutama menyangkut keinginan untuk terus berjudi di judi online di bandarqq. Apa yang pernah dipelajari dan menghasilkan sesuatu yang menyenangkan akan terus tersimpan dalam pikiran seseorang dan sewaktuwaktu ingin diulangi lagi. 

Inilah yang dalam teori belajar disebut sebagai Reinforcement Theory yang mengatakan bahwa perilaku tertentu akan cenderung diperkuat/diulangi bilamana diikuti oleh pemberian hadiah/sesuatu yang menyenangkan termasuk melakukan judi online judi online di bandarqq. 

Faktor Psikofisiologis

Yang dimaksud dengan faktor psikofisiologis adalah anggapan bahwa ajang perjudian merupakan hal menyenangkan dan menarik bagi sejumlah orang guna mendapatkan perasaan yang lebih nyaman dan menyenangkan. 

Ajang perjudian termasuk judi online di bandarqq dianggap sebagai hal yang sangat menantang dan apabila berhasil menaklukannya atau dengan kata lain memenangkan ajang pertaruhan tersebut, maka ada rasa kepuasan tersendiri bagi sang pelaku dari pada sang pelaku hanya sekedar melihat permainan tersebut.

Pada dasarnya ada tiga tingkatan atau tipe penjudi termasuk di judi online di bandarqq yang diulas sebagai berikut ini , yaitu: 

Pada perjudian itu ada unsur minat dan pengharapan yang makin meninggi, juga unsur ketegangan, disebabkan oleh ketidakpastian untuk menang atau kalah. Situasi tidak pasti ini membuat organisme semakin tegang dan gembira, menumbuhkan efek-efek yang kuat dan rangsangan-rangsangan besar untuk betah bermain. bertaruh dalam pertandingan bola, permainan kartu atau yang lainnya. 

Ketegangan makin memuncak apabila dibarengi dengan kepercayaan aministik pada nasib peruntungan. Kepercayaan demikian tampaknya tidak pada tempatnya pada abad sekarang ini, namun tidak urung masih banyak melekat pada orang-orang modren zaman sekarang, sehingga nafsu berjudinya tidak terkendali dan jadilah mereka pejudi-pejudi profesional yang tidak kenal akan rasa jera.

Ketika seseorang bermain judi, menimbulkan suatu reaksi yang sangat menegangkan. Ketegangan-ketegangan tersebut menjadi semakin memuncak oleh tidak adanya kepastian menang atau kalah, namun masih ada kemungkinan dan harapan untuk menang. 

Perjudian saat ini juga sangat marak dilakukan oleh beberapa kalangan masyrakat tidak mengenal usia dari anak – anak, remaja hingga orang dewasa turut serta dalam memainkan permainan judi online yang memiliki berbagai jenis permainan online yang beragam jenisnya. Berikut ini salah satu jenis permainan judi online yang dapat dimainkan juga dalam situs online diantaranya adalah judi dengan jenis poker online.

Emosi-emosi akan lebih memuncak penuh ketegangan, disertai perasaan-perasaan tidak menentu yang kontradiktif, namu tetap saja masih ada kemungkinan untuk menag. Semua itu memberikan rangsangan atau nafsu untuk terus bermain dan berjudi, sehingga muncul kemudian pola tingkah laku kebiasaan dan menimbulkan rasa ketagihan/kecanduan bermain judi.

Permainan ini menurut pemain judi merupakan jenis judi online yang paling mudah dan gampang dipelajari, sehingga banyak situs online menarik minat orang-orang memainkannya.  

Maka, dalam kehidupan sehari-hari, permainan dan perjudiaan yang disertai pertaruhan itu dipakai sebagai alat pengetes. Sebab, dewa-dewa dan roh-roh itu dianggap oleh bangsa primitif mampu memberikan jaminan kebahagiaan dan kemenangan pada kemungkinankemungkinan yang belum pasti. Karena itu mereka dianggap sebagai unsur penguasa, yaitu menguasai unsur permainan hidupdan alat perjudian. 

Meskipun begitu, unsur kepercayaan aministik terrhadap keberuntungan itu masih saja melekat pada bangsa berbudaya diabad sekarang ini. Mereka berkeyakinan, bahwa selagi mereka kelimpahan rezeki dan keberuntungsan dari dewa-dwea, selama itu mereka lebih suka melekat pada meja-meja judi.

Bahkan pola tersebut bisa menghanyutkan dan membius kesadaaran manusia. Oleh karena itu, pelaku-pelaku judi hanya didorong oleh keisengan, lambat laun mereka menjadi pejudi kronis, yang rela mempertaruhkan segalanya. Sampai-sampai anak istri, harta kekayaan dan martabat sendiripun dipertaruhkan di meja judi.

Menurut DSM-IV (Diagnostic and 22 Statistical Manual of Mental Disorders-fourth edition) yang dikeluarkan oleh APA menggolongkan pathological gambling ke dalam gangguan mental yang disebut Impulse Control Disorder. Hal ini jelaslah menerangkan kita bahwa permainan judi juga berdampak pada penurunan fungsi otak hingga terparah menjadi orang yang memiliki hambatan dalam mental.

Karena memang sifat kecanduan dalam hal apapun, termasuk kecanduan dalam permainan game online sangat bebahaya bagi kesehatan mental seseorang. Maka lebih baik jangan sekali – kali untuk terjerumus dalam hal ini.

Menurut DSM-IV tersebut diperkirakan 1% – 3% dari populasi orang dewasa mengalami gangguan ini. Para penjudi jenis ini juga cenderung bermain permianan judi online yaitu di situs online bandarqq.